Sutradara
|
Riri Riza
|
Produser
|
Mira Lesmana
|
Penulis Skenario
|
Mira Lesmana,
Prima Rusdi
|
Pemain
|
Nicholas
Saputra, Dian Sastrowardoyo, Adinia Wirasti, Titi Kamal
|
Rumah Produksi
|
|
Durasi
|
125 menit
|
Tanggal rilis
|
28 april 2016
|
Rating Film
|
8.1 / 10 dari 59
rating
|
Sinopsis:
Cinta, Karmen, Maura, Milly dan Mamet bertemu di galeri milik Cinta. Mereka
merencanakan liburan ke Yogyakarta. Tanpa pasangan, geng Cinta reuni dengan
liburan di Yogyakarta.
Sementara Rangga masih di New York dengan kedai kopi miliknya. Pikirannya tidak
fokus dan gelisah. Banyak yang menggelayut dalam pikirannya.
Rupanya, jalinan asmara Cinta dan Rangga tak mulus. Sempat bertemu kembali di
New York, mereka berpisah pada tahun 2006 tanpa alasan yang jelas. Rangga
memutuskan Cinta hanya lewat secarik surat tanpa membeberkan alasannya. Cinta
marah.
Rangga dan Cinta bertemu kembali di Jogja tanpa direncanakan. Alam
mempertemukan mereka, merajut hati yang mati. Namun Cinta bukan lagi Cinta yang
dulu.
Review:
Seperti manusia, film Ada Apa dengan Cinta tumbuh dan berkembang dengan
lahirnya sekuel AADC 2. Bukan cerita dan pemainnya, penonton film yang
dibintangi Nicholas Saputra dan Dian Sastrowardoyo ini juga tumbuh dengan
kenangan menonton film AADC. Maka jangan heran jika menonton film AADC 2 akan
membuat Anda 'baper' alias terbawa perasaan.
Setelah 14 tahun, Rangga dan Cinta ‘dihidupkan’ kembali. Cinta, luka, bahagia,
dan gelak tawa hadir silih berganti di film yang berdurasi 125 menit.
Menyaksikan film AADC 2 akan membawa banyak perasaan yang tak selesai di masa
lalu. Karena detail skenario dan gambar yang ditampilkan sangat mudah dicerna.
Seperti film yang pertama, kritik-kritik sosial juga ditampilkan di film ini.
Setiap pemain memberikan energi terbaik di film ini. Seperti kepingan puzle,
masing-masing peran membentuk kisah yang indah. Termasuk urusan musik.
Lagu-lagu yang ditampilkan mampu mengantarkan emosi penonton dan mengusir
kebosanan.
Sumber:
m.bintang.com/celeb/read/2494848/review-aadc-2-luka-cinta-gelak-tawa-dan-bahagia-yang-tertunda
Adapted by :
Yanni Octavio
( XI A-4 / 30 )
0 komentar:
Posting Komentar